Sukabumi
Acara peringatan Isra Mi’raj sekaligus Khatam Shahih Al-Bukhari berlangsung dengan penuh khidmat dan meriah di Yayasan Pondok Pesantren Darul Habib (5/1/25). Kegiatan ini dihadiri oleh para ulama, tokoh masyarakat, santri, dan masyarakat umum, yang bersama-sama memeriahkan momentum istimewa ini.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan lantunan syair Burdah yang dipimpin oleh para Munsyidin. Suara merdu dan harmonis dari para pembaca menciptakan suasana syahdu yang menggugah hati para hadirin.
Pada pagi harinya, para ulama, santri, serta tamu undangan bersama-sama mendengarkan pembacaan kitab “Anwarul Bahiyyah”. Kitab ini mengingatkan para hadirin akan hikmah besar di balik perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, sekaligus memberikan pelajaran moral yang relevan untuk kehidupan sehari-hari.
Acara ini mencapai puncaknya dengan tausiyah yang disampaikan oleh para ulama terkemuka. Dalam tausiyah tersebut, para ulama menyampaikan pesan-pesan moral dari peringatan Isra Mi’raj, mengingatkan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Di tengah peringatan religius ini, acara juga menjadi saksi momen bahagia prosesi akad nikah pasangan santri. Kebahagiaan terlihat jelas dari raut wajah keluarga mempelai yang hadir.
Setelah akad nikah, prosesi arak-arakan digelar dengan mengelilingi area pesantren, diiringi lantunan qosidah dan tabuhan rebana yang menambah suasana semakin semarak.
Pada malam harinya, para mempelai, keluarga, dan tamu undangan menikmati alunan musik gambus tradisional, yang turut menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan.
Doa bersama menjadi penutup yang penuh haru. Suasana khusyuk terasa saat para hadirin memanjatkan doa, memohon keberkahan dan kebaikan untuk semua yang hadir.
Rangkaian acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara ulama, santri, dan masyarakat. Selain itu, acara ini juga berhasil melestarikan tradisi keilmuan dan kebudayaan Islam, yang tetap relevan di tengah modernitas.
